Jumat, 7 November 2025 Seksi Penataan dan Pemberdayaan Kantor Pertanahan Kota Pekalongan berkolaborasi dengan Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Ekoteologi dan Pertanahan UIN Gusdur, mengadakan sosialisasi inovatif tentang Pengelolaan Sampah Organik menggunakan Maggot. Acara edukatif ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Akses Reforma Agraria (ARA) di Kampung Bugisan, yang fokus tidak hanya pada penataan aset tanah, tetapi juga pada pemberdayaan masyarakat dan peningkatan kualitas lingkungan.
Bertempat di Musala Miftahul Janah, sosialisasi ini disambut oleh masyarakat Bugisan, terutama perwakilan dari RW 01 serta RT 02 hingga RT 05. Maggot, atau larva dari lalat Black Soldier Fly (BSF), diperkenalkan sebagai agen dekomposer alami yang sangat efisien dalam mengurai sampah organik. “Kegiatan ini menunjukkan bahwa Akses Reforma Agraria bukan hanya tentang sertifikat tanah, tetapi juga tentang memberikan keterampilan praktis yang secara langsung meningkatkan kesejahteraan dan kebersihan lingkungan. Maggot adalah solusi cerdas: mengurangi volume sampah di tempat kita, dan hasil panennya bisa menjadi pakan ternak atau sumber penghasilan tambahan,” ujar perwakilan dari Kantor Pertanahan.
Mahasiswa KKN UIN Gusdur memberikan penjelasan yang mudah dipahami mengenai cara budidaya maggot, mulai dari menyiapkan media hingga pemanenan. Mereka menekankan bahwa praktik ini sangat cocok diterapkan di kawasan padat penduduk seperti Bugisan, yang sebelumnya dikenal sebagai daerah yang memerlukan penataan serius terkait lingkungan dan tata ruang.
