Kunjungi Kampung Naga, Delegasi Konferensi Internasional Menyaksikan Langsung Praktik Terbaik Pendaftaran Tanah Ulayat di Indonesia

- Penulis

Selasa, 10 September 2024 - 21:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya,Suaraaktivis.com – Peserta dan delegasi international dari Meeting on Best Practices of Ulayat Land Registration in Indonesia and ASEAN Countries yang diselenggarakan oleh Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) melakukan site visit ke Kampung Naga, Kabupaten Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat pada Jumat (06/09/2024). Kehadiran mereka disambut secara hangat oleh masyarakat serta dimanjakan oleh bentang alam Kampung Naga yang begitu sejuk dan asri.

Site visit ini merupakan satu cara Kementerian ATR/BPN mengenalkan best practice atau praktik terbaik dari sertipikasi Hak Pengelolaan (HPL) tanah ulayat kepada para delegasi negara-negara ASEAN. Demikian dijelaskan oleh Direktur Pengaturan Tanah Komunal, Hubungan Kelembagaan, dan PPAT, Iskandar Syah.

“Inilah best practice yang kita bisa berikan sesuai dengan arahan Pak Menteri AHY saat kegiatan International Conference mengenai tanah ulayat pada Kamis (05/09/2024). Subjek dan objeknya inilah yang sudah kita berikan, proses hulu ke hilir hingga terjadinya sertipikasi HPL tanah ulayat,” terang Iskandar Syah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tasikmalaya, Mohammad Zen menyatakan bahwa sertipikasi tanah ulayat merupakan langkah cerdas dari Kementerian ATR/BPN dalam melindungi kepastian hukum masyarakat adat. “Adanya kampung adat seperti Kampung Naga ini ibaratnya bagai anugerah yang terwariskan secara turun-temurun, kemudian dilindungi oleh negara melalui sertipikasi HPL tanah ulayat. Inilah bukti negara hadir untuk mempertahankan masyarakat adat beserta local wisdom-nya,” tuturnya.

Dalam kesempatan terpisah, Juru Kunci Kampung Naga, Ade Suherlin mengaku bersyukur atas sertipikasi tanah Kampung Naga oleh Kementerian ATR/BPN, sebab dapat menjaga Kampung Naga beserta kearifan lokal di dalamnya. “Jika dalam 10-20 tahun ke depan ada hal-hal yang tak diinginkan (terkait status tanah Kampung Naga, red), sudah jelas sekarang, alhamdulillah kami sudah dibuatkan Sertipikat HPL Kampung Naga,” ujarnya.

Kampung Naga memang terus mempertahankan nilai-nilai leluhur di tengah gempuran digitalisasi dan modernisasi. “Kami mengutamakan budaya warisan kami. Kami tidak pernah melarang warga yang ingin sekolah atau bekerja di luar, namun jika kembali ke Kampung Naga, tetap harus mengikuti nilai-nilai Kampung Naga,” cerita Ade Suherlin.

Pada agenda site visit juga berlangsung penyerahan prasasti Sertipikat HPL tanah ulayat yang pada Kamis (05/09/2024) lalu sudah ditandatangani oleh Menteri AHY. Prasasti ini diberikan langsung oleh Direktur Pengaturan Tanah Komunal, Hubungan Kelembagaan, dan PPAT, Iskandar Syah kepada Kuncen Kampung Naga, Ade Suherlin dan disaksikan secara langsung oleh Sekda Kabupaten Tasikmalaya, Muhammad Zen.

Adapun hadir dalam kunjungan ke Kampung Naga, para Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Kementerian ATR/BPN dan delegasi Konferensi Internasional.

Humas Kantor Pertanahan Kota Pekalongan

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel suaraaktivis.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pembahasan Tingkat I RUU Pengaturan Reforma Agraria Disepakati untuk Dilanjutkan ke Sidang Paripurna
Peserta Terbaik PKP Angkatan I–VI Tahun 2026, Inspirasi Kepemimpinan Unggul dan Pelayanan Publik Berkualitas
Senin Semangat! Kembali ke Mode Kerja dengan Energi Positif
Sinergi Kementerian dan Lembaga dalam Mengawal RUU Reforma Agraria
Pelatihan Geotagging Layanan Perintis 10 Hari
Penandatanganan Nota Kesepakatan antara Pemerintah Kota Pekalongan dan Kantor Pertanahan Kota Pekalongan
Pelayanan Pelataran Kantah Kota Pekalongan Sabtu
Pelayanan Pelataran Kantah Kota Pekalongan Minggu
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 04:50 WIB

Pembahasan Tingkat I RUU Pengaturan Reforma Agraria Disepakati untuk Dilanjutkan ke Sidang Paripurna

Selasa, 22 September 2026 - 04:48 WIB

Peserta Terbaik PKP Angkatan I–VI Tahun 2026, Inspirasi Kepemimpinan Unggul dan Pelayanan Publik Berkualitas

Selasa, 22 September 2026 - 04:47 WIB

Senin Semangat! Kembali ke Mode Kerja dengan Energi Positif

Selasa, 22 September 2026 - 04:45 WIB

Sinergi Kementerian dan Lembaga dalam Mengawal RUU Reforma Agraria

Selasa, 22 September 2026 - 04:44 WIB

Pelatihan Geotagging Layanan Perintis 10 Hari

Berita Terbaru

Uncategorized

Senin Semangat! Kembali ke Mode Kerja dengan Energi Positif

Selasa, 22 Sep 2026 - 04:47 WIB

Uncategorized

Sinergi Kementerian dan Lembaga dalam Mengawal RUU Reforma Agraria

Selasa, 22 Sep 2026 - 04:45 WIB

Uncategorized

Pelatihan Geotagging Layanan Perintis 10 Hari

Selasa, 22 Sep 2026 - 04:44 WIB