Tutup KKN Tematik Ekoteologi dan Pertanahan, Wamen Ossy Apresiasi Peran Mahasiswa dalam Pencatatan Bidang Tanah Wakaf

- Penulis

Senin, 29 Desember 2025 - 08:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekalongan – Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang (Wamen ATR)/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Waka BPN), Ossy Dermawan, resmi menutup kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Ekoteologi dan Pertanahan, Universitas Islam Negeri (UIN) KH Abdurrahman Wahid Pekalongan yang diikuti 500 mahasiswa, Kamis (18/12/2025). Dalam Berbagainya, ia mengapresiasi dedikasi siswa dalam mendukung pencatatan bidang tanah wakaf.

“Kami dari Kementerian ATR/BPN merasa sangat senang karena anak-anak kami, para peserta KKN Tematik ini mampu melaksanakannya dengan sangat baik. Hasil pencapaian yang dilakukan, sangat luar biasa, yaitu diperoleh 2.000 bidang tanah wakaf tercatat, hasil kegiatan KKN Tematik selama 60 hari,” ujar Wamen Ossy dalam kegiatan Penarikan dan Expo KKN 63 Tematik Ekoteologi dan Pertanahan.

KKN Tematik Ekoteologi dan Pertanahan ini merupakan pilot project kerja sama Kementerian ATR/BPN, Kementerian Agama (Kemenag), dan perguruan tinggi di bawah naungan Kemenag. Kerja sama dilakukan dalam rangka menuntaskan sertipikasi dan pengamanan aset-aset wakaf beserta peruntukannya, seperti rumah ibadah, pesantren, atau sekolah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Bapak Menteri Nusron Wahid memiliki fokus dan perhatian terhadap sertipikasi tanah wakaf. Alhamdulillah program ini sangat berhasil, terima kasih kepada Kementerian Agama, Rektor UIN KH Abdurrahman Wahid, seluruh sivitas akademika, kegiatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat dan umat,” ujar Wamen Ossy.

Menteri Agama, Nasaruddin Umar, yang dalam kesempatan ini diwakili oleh Koordinator Staf Khusus Menteri Agama Bidang Kebijakan Publik, Media, Hubungan Masyarakat dan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Ismail Cawidu, menyambut baik dan mengapresiasi kerja sama yang sudah berjalan baik bersama Kementerian ATR/BPN. “Terima kasih Menteri ATR/Kepala BPN atas kerja sama dan fasilitas yang dikerjasamakan dengan UIN KH Abdurrahman Wahid. Ini sejarah pertama dalam pencatatan tanah-tanah wakaf di Indonesia,” ungkapnya.

Bersama Ismail Cawidu, Wamen Ossy melepaskan atribut KKN yang dikenakan mahasiswa sebagai tanda KKN Tematik UIN KH Abdurrahman Wahid tahun 2025 telah selesai. Usai pelepasan atribut, Rektor UIN KH Abdurrahman Wahid, Zaenal Mustakim melaporkan rangkuman hasil kerja nyata mahasiswa di universitasnya.

“Total yang sudah jadi sertipikat ada sekitar 270 dari 2.000 bidang tanah. Memang (di lapangan) ada kendala seperti dokumen yang kurang. Tapi, kita sudah menemukan dan geotagging itu seluruh bidang tanah. Kemudian, lanjut dilakukan proses administrasi sertipikat tanah wakaf,” ungkap Zaenal Mustakim.

Dalam kegiatan ini, dilangsungkan juga penyerahan sertipikat wakaf kepada 6 perwakilan nazir oleh Wamen Ossy dan Ismail Cawidu. Turut mendampingi Wamen dalam kesempatan tersebut, Direktur Jenderal Penataan Agraria, Embun Sari; Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Jawa Tengah, Lampri; Wakil Bupati Pekalongan, Sukirman; dan Rektor UIN KH Abdurrahman Wahid, Zaenal Mustakim. Kegiatan ini juga dihadiri oleh sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Administrator Kementerian ATR/BPN. (AR/RS)

*Humas Kantor Pertanahan Kota Pekalongan*

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel suaraaktivis.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rapat Koordinasi GTRA Kota Pekalongan
Ketika Kantor Pertanahan dan Pengadilan Negeri Berjalan Seiring
RUU Administrasi Pertanahan Jadi Instrumen Strategis untuk Memperkuat Sistem Pertanahan Nasional
Kementerian ATR/BPN Hadirkan Pengukuran Terjadwal, Beri Kepastian Waktu Layanan untuk Masyarakat
Apel Pagi Kantor Pertanahan Kota Pekalongan: Komitmen Mewujudkan Pelayanan Prima untuk Indonesia
Satu tujuan, satu gerak, satu ikhtiar. Koordinasi yang solid menjadi langkah penting dalam mendukung fasilitasi aspek pertanahan.
Sedang Mengurus Urusan Pertanahan? Cari Tahu Biayanya di Sini
FGD Bersama Komisi II DPR RI, Wamen Ossy: RUU Administrasi Pertanahan untuk Wujudkan Sistem Pertanahan yang Lebih Baik
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 11:52 WIB

Rapat Koordinasi GTRA Kota Pekalongan

Rabu, 8 Juli 2026 - 06:46 WIB

Ketika Kantor Pertanahan dan Pengadilan Negeri Berjalan Seiring

Rabu, 8 Juli 2026 - 03:27 WIB

RUU Administrasi Pertanahan Jadi Instrumen Strategis untuk Memperkuat Sistem Pertanahan Nasional

Rabu, 8 Juli 2026 - 03:26 WIB

Kementerian ATR/BPN Hadirkan Pengukuran Terjadwal, Beri Kepastian Waktu Layanan untuk Masyarakat

Selasa, 7 Juli 2026 - 07:06 WIB

Apel Pagi Kantor Pertanahan Kota Pekalongan: Komitmen Mewujudkan Pelayanan Prima untuk Indonesia

Berita Terbaru

Uncategorized

Rapat Koordinasi GTRA Kota Pekalongan

Kamis, 9 Jul 2026 - 11:52 WIB

Uncategorized

Ketika Kantor Pertanahan dan Pengadilan Negeri Berjalan Seiring

Rabu, 8 Jul 2026 - 06:46 WIB