Target PTSL 2025 Sebesar 1,5 Juta Bidang, Menteri Nusron: Strategi Efisiensi dan Penyesuaian Tanah yang Tersisa

- Penulis

Rabu, 12 Maret 2025 - 12:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerang Selatan – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menyatakan bahwa target Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) tahun 2025 ditetapkan sebesar 1,5 juta bidang. Angka ini lebih rendah dibanding tahun-tahun sebelumnya yang mencapai 3 juta bidang. Hal ini sebagai bagian dari strategi efisiensi dan penyesuaian dengan sisa tanah yang belum terdaftar.

“PTSL tahun ini ditargetkan sekitar 1,5 juta bidang, turun dari 3 juta bidang sebelumnya karena ada efisiensi. Namun, target program reguler akan kita tingkatkan. Saat ini, tanah yang bisa didaftarkan melalui PTSL semakin terbatas karena program ini sudah menjangkau sebagian besar wilayah,” jelas Menteri Nusron saat ditemui usai menghadiri acara Pengkajian Ramadan 1446 H, di Auditorium Universitas Muhammadiyah Jakarta, Tangerang Selatan, Kamis (06/03/2025).

Sejak dicanangkan PTSL pada 2016, Kementerian ATR/BPN telah berhasil menyertipikatkan 55,9 juta hektare tanah dengan persentase 79,5% dari total target 70 juta hektare. Upaya penyelesaian akan dilakukan bertahap dari sisa 14,4 juta hektare atau sekitar 20,5% yang belum tersertipikasi dalam beberapa tahun ke depan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dulu kita bisa mencapai 9 juta hingga 11 juta bidang per tahun. Kini, dengan sisa lahan yang makin sulit, kita lakukan secara bertahap. Jika tahun ini terealisasi (sekitar) 1,4 juta bidang, mungkin tahun depan bisa meningkat menjadi 2 atau 3 juta hektare. Dengan pola ini, dalam lima tahun ke depan, kita optimis bisa mencapai target 90% pemetaan dan sertipikasi tanah di Indonesia,” ungkap Menteri Nusron.

Dengan berjalannya program PTSL, Kementerian ATR/BPN menargetkan kepastian hukum atas tanah di Indonesia semakin meningkat. Harapannya, potensi konflik pertanahan di masa mendatang juga dapat diminimalisir. (GE/FA)

*Humas Kantor Pertanahan Kota Pekalongan*

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel suaraaktivis.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kantor Pertanahan Kota Pekalongan Gelar Internalisasi Zona Integritas Menuju WBBM
RAPAT KOORDINASI REFORMA AGRARIA, KONSOLIDASI TANAH, DAN PENYERAHAN FASOS FASUM DARI PENGEMBANG KEPADA PEMERINTAH DAERAH
Kantor Pertanahan Kota Pekalongan Mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1448 H, Momentum Hijrah Menuju Kebaikan
Kantor Pertanahan Kota Pekalongan Sambut Kehadiran Andhi Pratama Putra sebagai Kepala Kantor Baru
Pengumuman Penutupan Sementara Pelayanan Kantor Pertanahan Kota Pekalongan pada 16 Juni 2026
Bangun Pati Kembali, Warga & Keluarga Mendoakan Bupati Pati Non Aktif Sudewo Bebas
BPI KPNPA RI Apresiasi Kejati Jabar Tetapkan Wakil Bupati Indramayu Sebagai Tersangka, Rahmad Sukendar: Aspirasi Masyarakat Akhirnya Terjawab
COACHING CLINIC PENILAIAN MANDIRI MATURITAS PENYELENGGARAAN SPIP KEMENTERIAN ATR/BPN TAHUN 2026
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 13:43 WIB

Kantor Pertanahan Kota Pekalongan Gelar Internalisasi Zona Integritas Menuju WBBM

Rabu, 17 Juni 2026 - 13:41 WIB

RAPAT KOORDINASI REFORMA AGRARIA, KONSOLIDASI TANAH, DAN PENYERAHAN FASOS FASUM DARI PENGEMBANG KEPADA PEMERINTAH DAERAH

Rabu, 17 Juni 2026 - 13:37 WIB

Kantor Pertanahan Kota Pekalongan Mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1448 H, Momentum Hijrah Menuju Kebaikan

Rabu, 17 Juni 2026 - 13:34 WIB

Kantor Pertanahan Kota Pekalongan Sambut Kehadiran Andhi Pratama Putra sebagai Kepala Kantor Baru

Senin, 15 Juni 2026 - 13:11 WIB

Pengumuman Penutupan Sementara Pelayanan Kantor Pertanahan Kota Pekalongan pada 16 Juni 2026

Berita Terbaru