GTRA Jawa Tengah 2025 Gelar Rapat Koordinasi Akhir Tahun GTRA 2025, Kabid Penataan dan Pemberdayaan Edi Priatmono Laporkan Kondisi Terkini Pelaksanaan Reforma Agraria Jateng 2025

- Penulis

Selasa, 2 Desember 2025 - 09:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Semarang – Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Jawa Tengah menggelar Rapat Koordinasi Akhir Tahun Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Provinsi Jawa Tengah Tahun 2025 pada Rabu, 26 November 2025 yang mengusung tema “Percepatan Reforma Agraria dalam Penyelesaian Konflik Penguasaan Tanah dalam Kawasan Hutan dan Tanah Negara Lainnya di Jawa Tengah”.

Kegiatan rakor ini dihadiri oleh perwakilan intansi vertikal, pemerintah provinsi, dinas teknis, aparat penegak hukum, hingga Kepala Seksi Penataan dan Pemberdayaan dari Kantor Pertanahan kabupaten/kota di seluruh Jawa Tengah.

Dalam sambutannya, Kakanwil BPN Provinsi Jawa Tengah selaku Ketua Pelaksana Harian GTRA yang diwakili Kepala Bidang Penataan dan Pemberdayaan Edi Priatmono menekankan pentingnya sinergi lintas sektor agar Reforma Agraria berjalan optimal, khususnya dalam penyelesaian konflik penguasaan tanah di kawasan hutan dan tanah negara lainnya. Edi Priatmono juga menyampaikan laporan sekaligus pengantar mengenai kondisi terbaru pelaksanaan Reforma Agraria di Jawa Tengah. Ia memaparkan sejumlah progrea penting yang menjadi fokus GTRA sepanjang tahun 2025 mengenai Perkembangan PPTPKH Tahap I di Jawa Tengah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada kegiatan ini juga menghadirkan narasumber dari berbagai intansi, yaitu Hari Adi Agus Setyawan, Sub Koordinator Perencanaan Tata Ruang pada Dinas PUSDATARU Provinsi Jawa Tengah serta Indira Puspita, Penelaah Teknis Kebijakan pada Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Jawa Tengah. Keduanya memberikan penguatan teknis mengenai sinkronisasi tata ruang dan landasan kebijakan Reforma Agraria.

Penyelenggaraan Rakor GTRA 2025 diharapkan mampu memperkuat kolaborasi antarsektor dalam penyelesaian konflik penguasaan tanah, khususnya di kawasan hutan dan tanah negara lainnya. Dengan sinergi yang semakin solid, implementasi Reforma Agraria di Jawa Tengah diharapkan dapat berlangsung lebih cepat, tepat sasaran, serta memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel suaraaktivis.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mengenal Sertipikat Elektronik: Bentuk Digital dan Informasi di Dalamnya
Berkontribusi dalam Pengembangan Geotermal di Indonesia, Kementerian ATR/BPN Dapat Penghargaan dari Kementerian ESDM
Ditjen Penataan Agraria Lomba Bersama Ditjen PTPP dan Inspektorat Jenderal dalam Rangka Memeriahkan HUT Kemerdekaan
Direktur Jenderal Penataan Agraria Kunjungi Lokasi Pemberdayaan Tanah Masyarakat di Cianjur
Monitoring Pemberdayaan dan Produktivitas HPL Badan Bank Tanah di Cianjur
Ditjen PTPP Koordinasi Penanganan Permasalahn Bidang Tanah Proyek Tol Depok – Antasari Seksi IV
CAR FREE DAY, PELAYANAN PERTANAHAN HADIR LEBIH DEKAT
Kementerian Agraria dan Tata Ruang Badan Pertanahan Nasional Meraih Penghargaan Outstanding Goverment Collaboration
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 05:52 WIB

Mengenal Sertipikat Elektronik: Bentuk Digital dan Informasi di Dalamnya

Senin, 24 Agustus 2026 - 05:50 WIB

Berkontribusi dalam Pengembangan Geotermal di Indonesia, Kementerian ATR/BPN Dapat Penghargaan dari Kementerian ESDM

Senin, 24 Agustus 2026 - 05:48 WIB

Ditjen Penataan Agraria Lomba Bersama Ditjen PTPP dan Inspektorat Jenderal dalam Rangka Memeriahkan HUT Kemerdekaan

Senin, 24 Agustus 2026 - 05:46 WIB

Direktur Jenderal Penataan Agraria Kunjungi Lokasi Pemberdayaan Tanah Masyarakat di Cianjur

Senin, 24 Agustus 2026 - 05:43 WIB

Monitoring Pemberdayaan dan Produktivitas HPL Badan Bank Tanah di Cianjur

Berita Terbaru