Wamen Ossy Ajak Kolaborasi para Arsitek untuk Wujudkan Visi Kota 2045

- Penulis

Kamis, 29 Oktober 2026 - 04:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

​Jakarta – Pembangunan kota-kota besar di Indonesia dihadapkan dengan tantangan untuk menyediakan ruang yang terhubung, inklusif, dan berkelanjutan bagi masyarakat. Untuk memenuhi kebutuhan itu, Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Ossy Dermawan, mengajak masyarakat agar ikut berkolaborasi dalam pembangunan sekaligus mewujudkan Visi Kota 2045. Ajakan itu ia sampaikan saat menjadi pembicara dalam Jakarta Architecture Festival 2026, di M Bloc Space, Jakarta pada Selasa (27/10/2026).

“Seperti Visi Kota 2045, berharap Jakarta dan kota-kota besar lainnya akan bisa menjadi compact and connected city dengan sistem transportasi yang baik, lalu juga inclusive city, serta resilient and sustainable city. Tentunya ini semua membutuhkan kolaborasi yang baik antara pemerintah, akademisi, termasuk para arsitek yang ada di sini,” ujar Wamen Ossy.

Kolaborasi dengan seluruh pihak menjadi simpul yang saling melengkapi. Wamen Ossy mengatakan bahwa pemerintah berperan untuk menyiapkan kebijakan serta memberikan kepastian regulasi. “Kami pun di Kementerian ATR/BPN siap berkolaborasi dari sisi legalitas tanahnya. Ruang terbuka hijau juga sangat penting, mungkin kita bisa melakukan kolaborasi di area tersebut,” tuturnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kontribusi dari pihak terkait lainnya juga tak kalah penting. Para akademisi bisa menyumbang masukan berbasis keilmuan, para arsitek dan pelaku usaha dapat mendorong inovasi dalam pembangunan kota, sedangkan masyarakat bisa ikut mendukung dengan menjaga dan memanfaatkan ruang sesuai peruntukan.

Para arsitek yang tergabung dalam Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) diketahui saat ini sudah mendukung dalam program pemerintah 3 Juta Rumah dengan ikut menjalankan bedah rumah di berbagai daerah. Wamen Ossy melihat hal itu sebagai salah satu bentuk kontribusi nyata profesi arsitek dalam mendukung pembangunan.

Dalam Jakarta Architecture Festival 2026, Wamen Ossy mengisi acara bersama sejumlah narasumber lainnya. Para narasumber tersebut antara lain Ketua Sub-Kelompok Perencanaan Permukiman Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman DKI Jakarta, Sapta Satria Putra; praktisi perencana dan perancang kota, Yu Sing; serta Ketua Research Course on Housing and Policy (RECEHPOL) Universitas Indonesia, Joko Adianto.

Mengusung tema “Ambang Naung”, Jakarta Architecture Festival 2026 menjadi ruang diskusi untuk merespons berbagai tantangan yang dihadapi kota-kota saat ini. Acara ini sekaligus menjadi momen untuk mengingatkan pentingnya penguatan sinergi antarpemangku kepentingan untuk mewujudkan tata ruang yang tertib, pembangunan berkelanjutan, serta pemanfaatan tanah yang memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi rakyat. (MW/CK)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel suaraaktivis.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Webinar Nasional PPTR Series Episode 243: Geo-AI dan Digital Twin untuk Akselerasi Transformasi Digital Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang
Yuk, Kenali Batas Tanahmu dengan Geotagging! 📍
Rangkaian Pelatihan Pendidikan Dasar Penilaian 1 Properti Tahun 2026 Resmi Berakhir! 🚀✨
Pengumuman….! jangan sampai kelewatan kesempatan untuk ikut Program MagangHUB Tenaga Teknis Survei dan Pemetaan di Kantor Pertanahan Kota Pekalongan!
Kantor Pertanahan Kota Pekalongan Terus Memperkuat Sinergi Lintas Sektor Dalam Mewujudkan Tata Kelola Pertanahan Yang Tertib dan Memberikan Manfaat Nyata Bagi Masyarakat
Kantor Pertanahan Kota Pekalongan Kobarkan Semangat Pemuda untuk Indonesia Hebat pada Hari Sumpah Pemuda 2026
Kementerian ATR/BPN Targetkan Pendaftaran Tanah 4,8 Juta Hektare Melalui ILASPP
Mengenal Peran Petugas Ukur dan Panitia A dalam Penerbitan Sertipikat Tanah
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 04:53 WIB

Wamen Ossy Ajak Kolaborasi para Arsitek untuk Wujudkan Visi Kota 2045

Kamis, 29 Oktober 2026 - 04:52 WIB

Webinar Nasional PPTR Series Episode 243: Geo-AI dan Digital Twin untuk Akselerasi Transformasi Digital Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 04:51 WIB

Yuk, Kenali Batas Tanahmu dengan Geotagging! 📍

Kamis, 29 Oktober 2026 - 04:49 WIB

Rangkaian Pelatihan Pendidikan Dasar Penilaian 1 Properti Tahun 2026 Resmi Berakhir! 🚀✨

Kamis, 29 Oktober 2026 - 00:53 WIB

Pengumuman….! jangan sampai kelewatan kesempatan untuk ikut Program MagangHUB Tenaga Teknis Survei dan Pemetaan di Kantor Pertanahan Kota Pekalongan!

Berita Terbaru

Uncategorized

Wamen Ossy Ajak Kolaborasi para Arsitek untuk Wujudkan Visi Kota 2045

Kamis, 29 Okt 2026 - 04:53 WIB

Uncategorized

Yuk, Kenali Batas Tanahmu dengan Geotagging! 📍

Kamis, 29 Okt 2026 - 04:51 WIB