Menuju Indonesia Lengkap, Pemetaan Digital Diperkuat

- Penulis

Kamis, 14 Agustus 2025 - 02:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Peta yang akurat akan menjadi “mesin penggerak” kebijakan pembangunan nasional di masa depan. Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, memproyeksikan bahwa keberhasilan transformasi pertanahan Indonesia dalam lima tahun mendatang akan sangat bergantung pada kualitas data spasial yang dihasilkan hari ini.

Berbicara pada Talkshow Profesional “ILASPP: What is and What is Next? Bagaimana ikatan Surveyor Indonesia (ISI) Berperan?” dalam rangka HUT ke-53 ISI (6/8), Nusron menekankan bahwa peta di masa depan harus menjadi instrumen solusi, bukan sumber masalah. “Kalau peta disusun dengan akurat dan berorientasi pada mitigasi risiko, maka ia akan menjadi kunci penyelesaian konflik dan percepatan pembangunan,” ujarnya.

Visi ini akan diwujudkan melalui Integrated Land Administration and Spatial Planning Project (ILASPP), sebuah program kolaboratif yang didukung Bank Dunia, yang akan membentuk ekosistem data spasial nasional berbasis teknologi mutakhir. Ke depan, ILASPP akan memadukan peta dasar, 3D cadastre, automatic gap & overlap detection, dan pemetaan tematik seperti Peta Risiko Lahan dan Peta Ekonomi untuk mendukung Smart City dan Digital Twin.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Direktur Jenderal Survei dan Pemetaan Pertanahan dan Ruang, Virgo Eresta Jaya, menegaskan bahwa inovasi teknologi menjadi kunci keberhasilan ILASPP. Dalam paparannya, Virgo memaparkan sejumlah terobosan yang sedang dan akan dikembangkan:

– 3D Cadastre untuk legalisasi ruang vertikal, pengelolaan infrstruktur bawah tanah, serta mendukungDigital Twin dan Smart City.
– Automatic Gap & Overlap Detection untuk meminimalkan tumpang tindih data.
– Pemetaan Tematik seperi Peta Risiko Lahan, Peta Ekonomi, dan Peta Perilaku Masyarakat untuk mendukung kebijakan berbasis data.
– Downstreaming Geospatial Information agar data spasial dimanfaatkan lintas sektor, termasuk ekonomi, lingkungan, dan sosial.
Berita selengkapnya, Kunjungi:
https://djsppr.atrbpn.go.id/berita/menuju-indonesia-lengkap-pemetaan-digital-diperkuat

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel suaraaktivis.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kementerian ATR/BPN Gandeng Al Jam’iyatul Wasliyah Percepat Sertipikasi Tanah Wakaf dan Aset Organisasi Keagamaan
Rakor Bersama Kepala Daerah se – Sulsel,Menteri Nusron Tegaskan Perlindungan Lahan Pertanian jadi Prioritas Pemerintah
Direktorat Jenderal Penataan Agraria Melaksanakan Verifikasi dan Validasi Lapang Pemutakhiran Data Lahan Baku Sawah di Provinsi Sumatera Barat
Direktorat Jenderal Penataan Agraria Gelar Rapat Monitoring dan Evaluasi Kegiatan ILASPP
Direktur Jenderal Penataan Agraria Lakukan Peninjauan Lapang di Kabupaten Serang Provinsi Banten
Ruang Terbuka Hijau: Kunci Mewujudkan Kota yang Sejuk, Nyaman, dan Berkelanjutan
Sejumlah Kasi dan Korsub Kantah Kota Tangerang Ikuti Asesmen Kelompok Rencana Suksesi(KRS) Pejabat Administrasi Tahun 2026
212 PNS di Lingkungan Kanwil BPN Jawa Tengah Ikuti Asesmen KRS Administrator Tahun 2026
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 06:03 WIB

Kementerian ATR/BPN Gandeng Al Jam’iyatul Wasliyah Percepat Sertipikasi Tanah Wakaf dan Aset Organisasi Keagamaan

Jumat, 10 Juli 2026 - 05:59 WIB

Rakor Bersama Kepala Daerah se – Sulsel,Menteri Nusron Tegaskan Perlindungan Lahan Pertanian jadi Prioritas Pemerintah

Jumat, 10 Juli 2026 - 05:57 WIB

Direktorat Jenderal Penataan Agraria Melaksanakan Verifikasi dan Validasi Lapang Pemutakhiran Data Lahan Baku Sawah di Provinsi Sumatera Barat

Jumat, 10 Juli 2026 - 05:56 WIB

Direktorat Jenderal Penataan Agraria Gelar Rapat Monitoring dan Evaluasi Kegiatan ILASPP

Jumat, 10 Juli 2026 - 05:51 WIB

Direktur Jenderal Penataan Agraria Lakukan Peninjauan Lapang di Kabupaten Serang Provinsi Banten

Berita Terbaru