Menteri AHY: Pendaftaran Bidang Tanah untuk Pemanfaatan Tanah Masyarakat yang Lebih Optimal

- Penulis

Rabu, 28 Agustus 2024 - 16:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Surabaya,Suaraaktivis.com – Dalam mendukung jalannya pembangunan merata juga harus dipastikan tidak ada tanah yang telantar. Oleh sebab itu, pemerintah melalui Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) terus mendaftarkan seluruh bidang tanah yang ada di Indonesia. Dengan demikian, diharapkan pemanfaatan tanah oleh masyarakat lebih optimal

“Tanah kita sebagai aset juga harus bekerja, artinya harus berfungsi dengan baik,” ujar Menteri ATR/Kepala BPN, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) usai melakukan Ujian Kelayakan pada Program Doktor Pengembangan Sumber Daya Manusia, yang berlangsung di Universitas Airlangga Surabaya, Kamis (22/08/2024).

Dengan didaftarkannya bidang tanah masyarakat, tidak hanya tanah tersebut dimanfaatkan secara optimal, namun dapat memberikan kepastian hukum hak atas tanah. Hal ini juga dapat mengantisipasi masyarakat dari konflik pertanahan yang salah satunya bisa disebabkan oleh mafia tanah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tidak boleh ada masyarakat yang diperlakukan tidak adil. Misalnya ada tanah-tanah yang diserobot oleh mafia tanah. Ini semua harus kita tertibkan dan kita harus bertindak dengan tegas,” imbuh Menteri AHY.

Dengan kepastian hukum hak atas tanah itulah, diharapkan dapat menghadirkan investasi di Indonesia. “Investasi hadir kalau ada kepastian hukum hak atas tanahnya. Jadi dengan demikian tentu elemen tata ruang dan tanah ini juga berkontribusi langsung terhadap pertumbuhan ekonomi dan transformasi ekonomi,” pungkas Menteri AHY.

Untuk diketahui, target bidang tanah di Indonesia yang akan didaftarkan Kementerian ATR/BPN pada tahun 2024 sebanyak 120 juta bidang tanah. Hingga 20 Agustus 2024, capaian bidang tanah terdaftar sudah mencapai sekitar 116,6 juta bidang tanah. Diharapkan di akhir tahun angka yang sudah ditargetkan bisa tercapai, sehingga cita-cita untuk mendaftarkan 126 juta bidang tanah di akhir 2025 bisa tercapai.

Humas Kantor Pertanahan Kota Pekalongan

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel suaraaktivis.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

ATR/BPN DEKAT Hadir di CFD Pekalongan, Dekatkan Layanan Pertanahan kepada Masyarakat
Transformasi Organisasi Berbasis Wilayah
Menteri Nusron Melantik Sejumlah Pejabat Manajerial dan Fungsional di Kementerian ATR/BPN
Kenali Jenis-Jenis Peralihan Hak Atas Tanah dan Persyaratan Dokumennya
Ditjen PTPP Gelar FGD Arah Kebijakan dan Instrumen Pengembangan Pertanahan untuk Mendukung Pembangunan Berkelanjutan
ATR/BPN Dorong Perluasan Pemanfaatan Peta ZNT oleh Pemerintah Daerah untuk Mendukung Transparansi Nilai Tanah dan Optimalisasi Pajak Daerah
Perkuat Tata Kelola Pertanahan, Kanwil BPN Sumut Gelar Evaluasi Program ILASPP dan Pengadaan Tanah Bersama Dirjen PTPP.
Rangkaian Pelatihan Pesawat Udara Nir Awak (PUNA) dan Pemetaan Skala Besar Resmi Berakhir! 🚀✨
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 05:57 WIB

ATR/BPN DEKAT Hadir di CFD Pekalongan, Dekatkan Layanan Pertanahan kepada Masyarakat

Selasa, 3 November 2026 - 03:52 WIB

Transformasi Organisasi Berbasis Wilayah

Senin, 2 November 2026 - 05:31 WIB

Menteri Nusron Melantik Sejumlah Pejabat Manajerial dan Fungsional di Kementerian ATR/BPN

Senin, 2 November 2026 - 05:30 WIB

Kenali Jenis-Jenis Peralihan Hak Atas Tanah dan Persyaratan Dokumennya

Senin, 2 November 2026 - 05:29 WIB

Ditjen PTPP Gelar FGD Arah Kebijakan dan Instrumen Pengembangan Pertanahan untuk Mendukung Pembangunan Berkelanjutan

Berita Terbaru

Uncategorized

Transformasi Organisasi Berbasis Wilayah

Selasa, 3 Nov 2026 - 03:52 WIB