Dengan Menundukkan Kepala Simbol Berjabatan Tangan, Itu yang Dilakukan Oleh Kapolda Jateng

- Penulis

Selasa, 24 September 2024 - 20:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pati Jawa Tengah, Suaraaktivis.com// Telah beredar dan viral di sebuah akun Tiktok, belum lama ini banyak di perbincangkan oleh kalangan Netizen, namun hal tersebut mendapatkan komentar yang positif dari dari Netizen yang membaca dan mengamatinya.

Platform Tiktok tersebut terdapat konten negatif yang mendiskreditkan Kapolda Jawa Tengah yang dinarasikan rombongan Kapolda tidak mau bersalaman dengan Paslon nomor urut 1 Cagub-Wagub Jateng.

Komentar-komentar dari Nitizen tersebut diantaranya👇
1. Mbok dilihat lebih teliti lagi di depan Kapolda itu ada Pangdam beliau juga gak salaman karena menjaga netralitas TNI-POLRI su’udzon aja.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

2. Fix ini akun provokatif banget, itu rombongan Pangdam dan Kapolda tidak salaman sama semua Paslon bukan Pak Andika doang be smart netizen.

3. Jadi netizen tu yang teliti to ya, jangan mudah terprovokasi itu depannya Kapolda Jateng ada Pangdam juga gak salaman sama Paslon siapapun juga justru itu tu komitmen mereka netral entar kalau salaman ada yang foto digoreng2 lagi.

4. Hati2 dalam menerima informasi dicermati dulu sebelum asal komentar kalau kenyataan tak sesuai fakta di akhirat jadi perhitungan lho teasuk akun provokatif ini.

5. Dilihat dulu yang seksama diputar berulang2 yang gak samalan bukan Kapolda Jateng doang Pangdam yang di depannya Kapolda pun gak menyalami satu Paslon pun itu tu malah wujud netralitasnya TNI-Polri. Ni orang ngapa yak suka banget memecah belah.

6. Hey manusia provokatif coba dilihat rombongan Pangdam dan Kapolda tidak mengalami siapapun gak Andika-Hendi gak Luthfi-Yasin.

7. Suka banget sih bikin kegaduhan digoreng2 biar apa suka banget memecah belah masyarakat tak hanya Kapolda lho yang gak salaman di depan Kapolda itu ada Pangdam beliau juga gak salaman sebab itu wujud netralitasnya mereka. Mereka juga gak nyalamin Luthfi-Yasin kog.

8. Pliss deh kalau mau makan itu dikunyah dulu yang lembut jangan asal telen giliran ada duri nyangkut tu ditenggorokan, itu tu Pangdam, Kapolda dan Pj. Gubernur kagak salaman sama semua Paslon bukan cuma sama Pak Andika saja. Ya emang mereka jaga netralitas.

9. Hadeh jadi serba salah kalau udah sama akun provokatif. Ane jelasin tong itu tu tu rombongan Pangdam, Kapolda Pj. Gubernur sama Kajati. Beliau2 kagak salaman sama Paslon siapapun gak cuma Pak Andika doang. Karena emang buat jaga netralitas

10. Jadi netizen smart dikit napa, coba perhatikan secara detail. Di depan Kapolda itu ada Pangdam beliau juga kagak salaman sama Pak Andhika karena jaga netralitas. Lah kalau salaman nanti difoto trus digoreng2 lagi TNI-Pokri kagak netral ini lah itu lah. Hidup santai kog dibikin pusing amat.

11. Semoga para Nitizen dalam momen-momen mendekati Pilkada, supaya menggunakan Medsos dengan baik, jangan menyebar berita hoaks dan buatlah Pilkada 2024 ini dengan Damai.” Tandas Netizen

( AJ)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel suaraaktivis.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kementerian ATR/BPN Gandeng Al Jam’iyatul Wasliyah Percepat Sertipikasi Tanah Wakaf dan Aset Organisasi Keagamaan
Rakor Bersama Kepala Daerah se – Sulsel,Menteri Nusron Tegaskan Perlindungan Lahan Pertanian jadi Prioritas Pemerintah
Direktorat Jenderal Penataan Agraria Melaksanakan Verifikasi dan Validasi Lapang Pemutakhiran Data Lahan Baku Sawah di Provinsi Sumatera Barat
Direktorat Jenderal Penataan Agraria Gelar Rapat Monitoring dan Evaluasi Kegiatan ILASPP
Direktur Jenderal Penataan Agraria Lakukan Peninjauan Lapang di Kabupaten Serang Provinsi Banten
Ruang Terbuka Hijau: Kunci Mewujudkan Kota yang Sejuk, Nyaman, dan Berkelanjutan
Sejumlah Kasi dan Korsub Kantah Kota Tangerang Ikuti Asesmen Kelompok Rencana Suksesi(KRS) Pejabat Administrasi Tahun 2026
212 PNS di Lingkungan Kanwil BPN Jawa Tengah Ikuti Asesmen KRS Administrator Tahun 2026
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 06:03 WIB

Kementerian ATR/BPN Gandeng Al Jam’iyatul Wasliyah Percepat Sertipikasi Tanah Wakaf dan Aset Organisasi Keagamaan

Jumat, 10 Juli 2026 - 05:59 WIB

Rakor Bersama Kepala Daerah se – Sulsel,Menteri Nusron Tegaskan Perlindungan Lahan Pertanian jadi Prioritas Pemerintah

Jumat, 10 Juli 2026 - 05:57 WIB

Direktorat Jenderal Penataan Agraria Melaksanakan Verifikasi dan Validasi Lapang Pemutakhiran Data Lahan Baku Sawah di Provinsi Sumatera Barat

Jumat, 10 Juli 2026 - 05:56 WIB

Direktorat Jenderal Penataan Agraria Gelar Rapat Monitoring dan Evaluasi Kegiatan ILASPP

Jumat, 10 Juli 2026 - 05:51 WIB

Direktur Jenderal Penataan Agraria Lakukan Peninjauan Lapang di Kabupaten Serang Provinsi Banten

Berita Terbaru