Suaraaktivis.com, Pati Jawa Tengah
Pengerjaan jalan baru Pantura Pati – Kudus, tepatnya dari mulai patung kuda, Plangitan y Margorejo menjadi sorotan banyak masyarakat terutama pengguna jalan. Pengerjaan yang diduga dinilai asal-asalan dan amburadul.
Dari sepanjang jalan tersebut terlihat tidak adanya kerapian dalam pengerjaan, diantaranya’ pembatas jalan pemisah jalur sebagian belum adanya penghurugkan tanah (masih berlubang)
Penataan tanah hurug di pembatas jalan tidak rapi (Tinggi, rendah)
Ada apakah dengan itu semua..?!
Banyak orang bertanya – tanya pengerjaan pembatas jalan tersebut apakah hanya dihurug tanah saja?!
”Karena terpantau dari jalan Pantura yang lainnya, pembatas jalan dikerjakan dengan pengecoran atau papeng.” Kata warga
Kepada pihak Dinas terkait, diminta untuk segera dilakukan pengawasan dan pengecekan terhadap pengerjaan jalan tersebut. Dengan telan anggaran kurang lebih Empat Puluhan lima Miliar diharapkan pengerjaan sesuai RAP dan sepantasnya.
’Kami masyarakat berharap menggunakan anggaran Pemerintahan yang berasal dari pajak rakyat, orang kecil untuk digunakan dan dikerjakan dengan sesuai dan jangan asal-asalan. Jalan baru bangun belum genap setahun rusak, jangan sampai.” Tambah harapnya
Sekali lagi mohon pemerintah daerah maupun pusat agar segera dilakukan pengecekan terhadap Jalan Pati – Kudus segera. Bahkan kabel – kabel yang mengancam keselamatan seseorang agar segera dilakukan penataan. Karena selain membahayakan juga tidak enak dipandang mata.” Pungkas Ynt dan warga lainnya
(Team)
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

















