Diseminasi Hasil Informasi Geospasial Tematik Tanah Wakaf dalam Rangka Penyediaan Informasi Tematik Bidang Tanah Lintas Sektor

- Penulis

Selasa, 12 Agustus 2025 - 02:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bekasi – Dalam upaya mempercepat sertipikasi tanah wakaf dan mendorong pemanfaatannya secara produktif demi kesejahteraan umat, Kementerian ATR/BPN bekerja sama dengan Kementerian Agama (Kemenag) Dan Badan Wakaf Indonesia (BWI) menggelar diseminasi pemetaan tematik tanah wakaf di Kota Bekasi (31/07). Kegiatan ini menjadi forum strategis antar lembaga dalam menyusun langkah konkret untuk meningkatkan tata kelola aset wakaf secara terintegrasi.

Direktur Survei dan Pemetaan Tematik, Agus Apriawan, menekankan pentingnya sinergi data antara Kemenag dan ATR/BPN untuk menciptakan pemanfaatan tanah yang berkelanjutan. “Gabungan data Kemenag dan ATR BPN dapat memberikan pemanfaatan tanah yang berklanjutan, bagaimana aset itu bekerja,” ujarnya.

Hasil survei geospasial tematik mencatat terdapat 855 bidang tanah wakaf di Kota Bekasi, dengan 63,63% telah bersertipikat dan sisanya belum memiliki status hak. Sebagian besar tanah wakaf dimanfaatkan sebagai masjid atau sarana peribadan. Data hasil survei ini sudah dapat dilihat pada menu atlas di laman https://bhumi.atrbpn.go.id/.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya Kepala Kantor Kementerian Agma (Kemenag) Kota Bekasi, H. Ali Mashuri, menyampaikan harapannya agar program ini dapat terus dilanjutkan guna mempercepat pendataan tanah wakaf di Kota Bekasi. Sementara itu, Kepala Kantor Pertanahan Kota Bekasi, Heri Purwanto, menekankan pentingnya kolaborasi lintas organisasi, termasuk dengan Nahdlatul Ulama (NU) melalui inisiatif Teras Wakaf. Ia juga menegaskan bahwa proses sertipikasi tanah wakaf dapat dilakukan tanpa biaya, asalkan diurus langsung melalui Kantor Pertanahan.

Kegiatan diseminasi ini juga membahas konsep wakaf produktif dengan menghadirkan narasumber Hendri Tanjung, yang memaparkan contoh sukses pemanfaatan tanah wakaf seperti Rumah Sakit Mata Achmad Wardi di Serang dan restoran di Lembang, Bandung. “Untuk mengatasi kendala pendanaan, dikembangkan platform kolaborasi Satu Wakaf Indonesia yang mempertemukan nazhir, investor dan pengelola bisnis” ujarnya.

Baca selengkapnya di djsppr.atrbpn.go.id/berita

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel suaraaktivis.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

ADA KENDALA APLIKASI? JANGAN PANIK Sob😊
Pembahasan Tingkat I RUU Pengaturan Reforma Agraria Disepakati untuk Dilanjutkan ke Sidang Paripurna
Peserta Terbaik PKP Angkatan I–VI Tahun 2026, Inspirasi Kepemimpinan Unggul dan Pelayanan Publik Berkualitas
Senin Semangat! Kembali ke Mode Kerja dengan Energi Positif
Sinergi Kementerian dan Lembaga dalam Mengawal RUU Reforma Agraria
Pelatihan Geotagging Layanan Perintis 10 Hari
Penandatanganan Nota Kesepakatan antara Pemerintah Kota Pekalongan dan Kantor Pertanahan Kota Pekalongan
Pelayanan Pelataran Kantah Kota Pekalongan Sabtu
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 21:30 WIB

ADA KENDALA APLIKASI? JANGAN PANIK Sob😊

Selasa, 22 September 2026 - 04:50 WIB

Pembahasan Tingkat I RUU Pengaturan Reforma Agraria Disepakati untuk Dilanjutkan ke Sidang Paripurna

Selasa, 22 September 2026 - 04:48 WIB

Peserta Terbaik PKP Angkatan I–VI Tahun 2026, Inspirasi Kepemimpinan Unggul dan Pelayanan Publik Berkualitas

Selasa, 22 September 2026 - 04:47 WIB

Senin Semangat! Kembali ke Mode Kerja dengan Energi Positif

Selasa, 22 September 2026 - 04:45 WIB

Sinergi Kementerian dan Lembaga dalam Mengawal RUU Reforma Agraria

Berita Terbaru

Uncategorized

ADA KENDALA APLIKASI? JANGAN PANIK Sob😊

Selasa, 22 Sep 2026 - 21:30 WIB

Uncategorized

Senin Semangat! Kembali ke Mode Kerja dengan Energi Positif

Selasa, 22 Sep 2026 - 04:47 WIB

Uncategorized

Sinergi Kementerian dan Lembaga dalam Mengawal RUU Reforma Agraria

Selasa, 22 Sep 2026 - 04:45 WIB