Ketua Forum Aktivis Karawang, Mr. Kim (Nurdin Syam): Rakyat Bersatu Tolak Oligarki Masuk Kampung

- Penulis

Kamis, 28 Mei 2026 - 22:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Forum Aktivis Karawang, Mr. Kim (Nurdin Syam): Rakyat Bersatu Tolak Oligarki Masuk Kampung

Karawang -Nurdin Syam atau yang akrab disapa Mr. Kim menegaskan bahwa gerakan penolakan rakyat terhadap masuknya oligarki ke kampung-kampung semakin meluas. Menurutnya, kehadiran kekuatan modal besar yang menguasai sektor perdagangan dan usaha rakyat dinilai dapat mengancam keberlangsungan usaha tradisional masyarakat kecil.
“Rakyat bergerak bersatu tidak bisa dikalahkan. Kami melihat sendiri bagaimana usaha kecil masyarakat mulai tergerus ketika oligarki bebas masuk tanpa memperhatikan nasib pedagang tradisional,” tegasnya dalam pernyataan kepada awak media.
Forum Aktivis Karawang bersama elemen masyarakat terus menyuarakan perlawanan terhadap kebijakan dan praktik ekonomi yang dianggap hanya menguntungkan segelintir kelompok besar. Sejumlah dokumentasi dan foto aksi penolakan masyarakat di berbagai wilayah menjadi bukti bahwa keresahan rakyat semakin nyata.
Menurut Mr. Kim, rakyat tidak boleh tinggal diam ketika regulasi dinilai lebih berpihak kepada pemodal besar dibanding kepentingan masyarakat kecil. Ia menilai, jika oligarki dibiarkan bebas menabrak aturan dan menguasai sektor ekonomi rakyat, maka dampaknya akan sangat dirasakan oleh pelaku usaha tradisional, pedagang kecil, hingga masyarakat akar rumput.
“Diam tertindas atau bangkit melawan. Ketika rakyat dipinggirkan, maka rakyat akan bergerak untuk menggugat,” ujarnya penuh semangat.
Forum Aktivis Karawang juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap bersatu menjaga kedaulatan ekonomi rakyat, memperkuat usaha tradisional, serta mengawal kebijakan pemerintah agar tidak merugikan masyarakat kecil.
Gerakan penolakan ini disebut sebagai bentuk kepedulian terhadap masa depan ekonomi kerakyatan agar kampung-kampung tetap hidup dengan usaha mandiri masyarakat dan tidak dikuasai kepentingan oligarki. (Red)

Facebook Comments Box

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel suaraaktivis.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketua DPC PPWI OKI Bersama Pengurus dan Anggota Ucapkan Selamat Hari Kelahiran Pancasila 1 Juni 2026
Wawan Aktivis @bekasi_menggugat Bebas Hari Ini, Massa Solidaritas Akan Sambut di Lapas Salemba
Mahasiswa Hukum Tata Negara: Ada Apa di Balik Konflik Ketua DPRA dan Sekda Aceh?
Pelajaran Hukum dari Aceh Tengah: Penggiat Sosial Media Jangan Salah Paham
Mahasiswa Desak KPK Periksa Kadis PUPR Aceh: Dugaan Proyek Multiyears Bermasalah
Agus Muliara Apresiasi Deklarasi dan Dialog Kebangsaan Aliansi Mahasiswa Nusantara di 15 Provinsi
AMAN Wilayah Papua Gelar Diskusi Publik di Seruput Kopi Dangdut: Dukung Pemberian Gelar Pahlawan untuk Soeharto
Ketua Ippemata Minta PT. Jaya Media Internusa Aceh Tengah di Tutup, Jika Tidak Taat Aturan  
Berita ini 67 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 00:33 WIB

Ketua DPC PPWI OKI Bersama Pengurus dan Anggota Ucapkan Selamat Hari Kelahiran Pancasila 1 Juni 2026

Kamis, 28 Mei 2026 - 22:18 WIB

Ketua Forum Aktivis Karawang, Mr. Kim (Nurdin Syam): Rakyat Bersatu Tolak Oligarki Masuk Kampung

Kamis, 28 Mei 2026 - 22:01 WIB

Wawan Aktivis @bekasi_menggugat Bebas Hari Ini, Massa Solidaritas Akan Sambut di Lapas Salemba

Rabu, 4 Februari 2026 - 06:42 WIB

Mahasiswa Hukum Tata Negara: Ada Apa di Balik Konflik Ketua DPRA dan Sekda Aceh?

Minggu, 1 Februari 2026 - 14:46 WIB

Pelajaran Hukum dari Aceh Tengah: Penggiat Sosial Media Jangan Salah Paham

Berita Terbaru