Daya Tampung SMP Negeri di Rengasdengklok Disorot, GARDU Dorong Pembangunan Sekolah Baru

- Penulis

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Karawang Suaraaktivis.com – Keterbatasan daya tampung Sekolah Menengah Pertama (SMP) negeri di wilayah Rengasdengklok kembali menjadi perhatian publik. Kondisi ini mendorong Gerakan Rakyat Dari Utara (GARDU) meminta pemerintah daerah segera menambah fasilitas pendidikan berupa pembangunan SMP Negeri baru.
Humas GARDU, Unang Tahajudin menegaskan bahwa persoalan tersebut bukan sekadar dugaan, melainkan realita yang terjadi di lapangan setiap tahun ajaran baru. Ia menyebut jumlah lulusan Sekolah Dasar (SD) di wilayah Rengasdengklok Utara, Kertasari, dan Dewisari terus meningkat, namun tidak sebanding dengan ketersediaan kursi di SMP negeri.
“Setiap tahun lulusan SD di tiga desa itu terus bertambah, sementara kapasitas SMP negeri yang ada sudah tidak mencukupi. Akibatnya, banyak siswa terpaksa melanjutkan ke sekolah swasta yang bagi sebagian keluarga menjadi beban biaya,” ujarnya, Selasa (9/6/2026).
Menurutnya, kondisi ini mencerminkan masih adanya ketimpangan akses pendidikan, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah yang sangat bergantung pada sekolah negeri. Jika tidak segera diatasi, dikhawatirkan akan semakin memperlebar kesenjangan pendidikan di wilayah tersebut.
GARDU pun mendorong Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Karawang untuk segera melakukan kajian teknis serta perencanaan pembangunan SMP Negeri baru yang dapat mengakomodasi kebutuhan siswa dari tiga desa tersebut.
Berdasarkan data yang dihimpun, sejumlah SD di wilayah Rengasdengklok Utara dan Kertasari setiap tahun meluluskan ratusan siswa. Di Rengasdengklok Utara terdapat SDN Cikangkung Utara 1, SDN Cikangkung Barat 1, SDN Cikangkung Timur, serta beberapa lembaga pendidikan MI dan MDT setempat. Sementara di Desa Kertasari terdapat SDN Kertasari 1, SDN Katalaya, MI Kertasari, dan MI Pacing. Adapun data dari Desa Dewisari masih dalam proses pendataan.
GARDU menegaskan, tanpa penambahan fasilitas sekolah negeri, tekanan terhadap sistem penerimaan peserta didik baru akan terus berulang setiap tahun. Oleh karena itu, pembangunan SMP Negeri baru dinilai menjadi solusi mendesak untuk menjamin pemerataan akses pendidikan di wilayah Rengasdengklok dan sekitarnya.
Usulan tersebut telah disampaikan secara resmi sebagai aspirasi kepada Disdikbud Kabupaten Karawang untuk menjadi bahan pertimbangan dalam perencanaan pembangunan sektor pendidikan ke depan.

Nana.S

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel suaraaktivis.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Karawang Desak Evaluasi Total Pengelolaan Pasar Cikampek I, PT CNP Diduga Wanprestasi Rp7,7 Miliar
Hendra Arya Mandalika Aktivis dan Advokat Pertanyakan Peraturan Bupati Purwakarta yang Berpotensi Timbulkan Pungli
Tuduhan Tanpa Bukti, Mr. KiM: Hukum Bukan Ajang Curhat Netizen!
Babi Ngepet and The Gank
Mari Berpolitik Santun
Pelayanan Ramah Pemdes Desa Lemah Mulya Majalaya Karawang
Aksi Demo APPI tolak revisi UU Penyiaran.
Mr. Kim prihatin terkait banyaknya kendaraan yang parkir dibahu jalan
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:14 WIB

Daya Tampung SMP Negeri di Rengasdengklok Disorot, GARDU Dorong Pembangunan Sekolah Baru

Jumat, 29 Mei 2026 - 05:25 WIB

DPRD Karawang Desak Evaluasi Total Pengelolaan Pasar Cikampek I, PT CNP Diduga Wanprestasi Rp7,7 Miliar

Jumat, 29 Mei 2026 - 05:00 WIB

Hendra Arya Mandalika Aktivis dan Advokat Pertanyakan Peraturan Bupati Purwakarta yang Berpotensi Timbulkan Pungli

Sabtu, 26 April 2025 - 08:30 WIB

Tuduhan Tanpa Bukti, Mr. KiM: Hukum Bukan Ajang Curhat Netizen!

Minggu, 27 Oktober 2024 - 07:29 WIB

Babi Ngepet and The Gank

Berita Terbaru