Jakarta – Direktorat Jenderal Tata Ruang Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menggelar acara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Administrator pada Jumat (17/07/2026) di Ruang Prambanan, Jakarta. Rotasi kepemimpinan ini ditujukan untuk memperkuat sinergi organisasi antara kebijakan makro tata ruang dan implementasi mikro pertanahan.
Direktur Jenderal Tata Ruang, Suyus Windayana, menyampaikan bahwa mutasi merupakan hal lumrah untuk penyegaran aparatur. Dalam arahannya, beliau menyoroti dinamika pemanfaatan ruang yang makin kompleks seiring pertambahan penduduk. “Ruang darat kita terbatas. Oleh karena itu, tata ruang harus mampu mengendalikan pembangunan agar tertata, produktif, dan berkelanjutan. Ke depan, penyusunan tata ruang juga harus mulai masuk ke dalam pendekatan pemodelan (modeling),” tegasnya.
Sejalan dengan itu, Sekretaris Direktorat Jenderal Tata Ruang, Reny Windyawati, mengingatkan masih banyaknya tantangan yang harus diselesaikan, terutama menyangkut permasalahan hukum. Ia berharap para pejabat yang baru dilantik segera beradaptasi (tune in) dan mempercepat penyelesaian regulasi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sertijab ini menandai pergeseran dan pengangkatan sejumlah Pejabat Administrator. Gandiwa Yudhistira yang kini beralih tugas ke Biro Hukum menyebut peran barunya sebagai ruang untuk menyatukan perspektif mikro pertanahan dan makro tata ruang demi menjadikan kementerian sebagai leading sector. Jabatannya kini diteruskan oleh Mochammad Fauzi Hidayat yang diangkat sebagai Kepala Bagian Hukum dan Kepegawaian Ditjen Tata Ruang.
Baca selengkapnya di tataruang.atrbpn.go.id

















